Daftar Judi Online idnlive Daftar Sbobet Bola Daftar IonCasino Login IonCasino Login Judi Online
Berita Sehat

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Stop Memakai Tisu Toilet

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Stop Memakai Tisu Toilet

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Stop Memakai Tisu Toilet

5 Alasan Kenapa Kamu Harus Stop Memakai Tisu Toilet – Merupakan kebiasaan orang-orang Indonesia yang selalu menggunakan air untuk membersihkan dubur setelah buang air besar. Kendatipun, banyak orang yang ternyata masih menggunakan tisu toilet untuk membersihkannya. Mengapa mereka masih menggunakan lembaran halus tersebut.

Penggunaan tisu toilet memang terlihat praktis, kita hanya perlu mengusap bagian bawah kita beberapa kali saja untuk membersihkannya.  Walaupun begitu, masih banyak pro dan kontra dalam penggunaan tisu toilet ini. Sebagian mengatakan tisu itu aman dan mudah dan sebagian yang lain mengatakan air itu lebih higienis.

1. Tisu toilet mudah dan nyaman digunakan

Pro – Simpel, praktis, dan cepat sepertinya adalah alasan mengapa banyak orang menggunakan tisu toilet ketimbang air untuk membersihkan sisa kotoran mereka. Kalian hanya perlu menyobek beberapa lembar tisu, lalu mengusapkannya ke area terlarang kalian.

Kontra – Menurut Dr. Evan Goldstein, seorang ahli bedah asal Amerika Serikat, mengatakan area di sekitar anus memiliki kulit yang tipis sehingga penggunaan tisu toilet dapat menyebabkan iritasi ringan. Jika digunakan secara terus menerus, ia menegaskan kalau itu bisa menyebabkan pendarahan kecil.

2. Mencegah kontak langsung dengan fesesnya

Pro – Berbeda dengan menggunakan air di mana jari-jemari kita harus melakukan kontak langsung dengan sisa kotoran yang tertinggal di sana. Itulah kenapa banyak orang merasa jijik jika tidak menggunakan tisu toilet.

Kontra – Dilansir dari monitor.co.ug, sebagian dokter kesehatan di Amerika Serikat meyakini bahwa penggunaan tisu toilet tidaklah benar-benar membersihkan sisa feses yang tertinggal. Masih terdapat sedikit kotoran yang tidak tersapu oleh tisu toilet.

3. Enggak perlu pakai sabun lagi karena ada tisu yang beraroma

Pro – Terdapat beberapa tisu toilet yang mengandung fragrance untuk menghasilkan aroma wangi ketika menggunakan, sehingga sabun tidak perlu untuk menghilangkan bau yang menghasilkan dari sisa kotoran kamu. Sabun hanya berguna untuk mencuci tangan jika secara tidak sengaja tanganmu terkena kotorannya.

Kontra – Tidak semua orang memiliki jenis kulit yang sama. Seorang dermatologi bernama Gary Goldenberg mengatakan, kalau penggunaan tisu toilet yang mengandung fragrance atau lanolin memiliki tingkat iritasi yang cukup tinggi. Pasalnya, kulit sekitar anus itu cukup tipis dan tidak semua orang memiliki jenis kulit yang sama untuk tahan terhadap bahan-bahan kimia tersebut.

4. Tidak ramah lingkungan

Menurut laporan yang mengkutip dari Sbobet Casino , bahwa rata-rata warga Amerika Serikat selalu menyediakan 3 gulung tisu toilet untuk penggunaan seminggu. Dengan jumlah rata-rata penggunaan tisu toilet  saat sana, itu berarti terdapat 36.5 juta gulung tisu toilet yang penggunaannya dalam setahun. Bayangkan, berapa banyak pohon yang harus menebang untuk membuat 36.5 juta gulung tisu per tahunnya.

5. Salah satu penyebab infeksi saluran kemih

Inilah poin penting yang harus kamu ketahui mengenai fakta mengerikan jika kamu salah dalam penggunaan tisu toilet. Salah satu penyebab infeksi saluran kemih ternyata datang dari penggunaan tisu toilet yang tidak tepat. Penyakit ini lebih sering menjangkit kaum wanita.

Ini pernyataan oleh pakar kesehatan, Jennifer Wider, ia mengatakan bahwa jika seorang wanita yang selalu menggunakan tisu toilet untuk membersihkan sisa fesesnya dengan cara yang tidak benar risiko terkena infeksi saluran kemih sangatlah besar. Ia menjelaskan jika  ini terjadi karena bakteri yang bawa oleh sisa feses tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *