Berita Sehat Diet

5 Alasan Kenapa Diet Bisa Bikin Kamu Susah Buang Air Besar

5 Alasan Kenapa Diet Bisa Bikin Kamu Susah Buang Air Besar

5 Alasan Kenapa Diet Bisa Bikin Kamu Susah Buang Air Besar

5 Alasan Kenapa Diet Bisa Bikin Kamu Susah Buang Air Besar – Rasanya hampir semua orang melakukan diet. Bagi sebagian orang, salah satu dampak yang dirasakan saat diet adalah susah buang air besar (BAB). Padahal, itu penting untuk mengeluarkan sisa racun dalam tubuh.

Apakah kamu salah satu yang mengalami sulit BAB ini saat diet. simak artikel berikut ini.

1. Diet yang kamu jalani terlalu rendah lemak

25 Makanan enak yang cocok untuk program diet
Hingga saat ini, masih banyak orang yang beranggapan bahwa mengonsumsi lemak dapat membuat program diet gagal. Padahal, tidak semua lemak itu buruk, dan lemak punya peran penting dalam merangsang pergerakan di usus besar. Proses tersebut sangat diperlukan untuk mendorong usus untuk kamu bisa BAB secara teratur.

Menurut sebuah penelitian yang ada dalam “Journal of Neurogastroenterology and Motility” tahun 2015, asupan lemak jenuh yang tinggi memang bisa bikin kita maka susah BAB. Sebaliknya, asupan lemak tak jenuh sangat baik untuk pencernaan.

Sebagai informasi, contoh makanan yang tinggi akan lemak jenuh adalah daging merah, susu dan produk olahannya, serta makanan berminyak. American Heart Association merekomendasikan konsumsi lemak jenuh hanya sebanyak 13 gram per hari, atau sekitar 5-6 persen dari asupan kalori harian. Misalnya, kalau asupan kalori harian kamu adalah 2.000 kalori, maka kalori yang ada dari lemak jenuh tak lebih dari 120 kalori.

Sementara itu, lemak tak jenuh bisa didapat dari makanan seperti alpukat, minyak zaitun, ikan salmon, kacang-kacangan, biji-bijian.

2. Kamu kekurangan serat

5 Tanda Tubuh Kekurangan Serat Halaman all - Kompas.com

Beberapa program diet menyarankan untuk tidak mengonsumsi jenis buah, sayuran, dan biji-bijian tertentu. Padahal, menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal “Pediatric Gastroenterology Hepatology & Nutrion” tahun 2014, makanan kaya yang serat sangat baik untuk pencernaan.

Konsumsi serat yang cukup dapat meningkatkan massa feses, mempercepat transit di usus besar, dan memiliki jumlah air yang besar. Semuanya ini sangat baik untuk meningkatkan konsistensi dan jumlah tinja.

Minum cukup air adalah kunci untuk melancarkan pencernaan. Meski kamu sudah makan makanan yang tinggi serat tapi tidak dibarengi dengan asupan air yang cukup, itu tak ada gunanya. Serat akan efektif bila dibarengi dengan jumlah cairan yang cukup. Jadi, pastikan untuk minum air setidaknya 8 gelas per hari, ya!

3. Tidak olahraga

4 Jenis Olahraga Bagi Orang yang Alami Obesitas Halaman all - Kompas.com

Kunci penting untuk mendapatkan berat badan ideal adalah dengan olahraga. Ingat, diet tanpa dibarengi olahraga hasilnya tidak akan optimal.

Menurut sebuah penelitian dalam “Scandinavian Journal of Gastroenterology” tahun 2019, olahraga dapat melancarkan pencernaan. Bahkan, olahraga juga bisa menjadi pilihan bagi orang-orang yang mengalami sembelit atau konstipasi. Meski penelitian ini masih perlu diteliti lebih lanjut, tetapi sudah banyak penelitian yang membuktikan efektivitas olahraga dalam menurunkan berat badan secara sehat.

4. Stres berlebihan

5 Penyakit Ini Dapat Timbul Akibat Stres Berlebihan - kumparan.com

Mungkin inilah yang diam-diam membuat dietmu tak kunjung membuahkan hasil. Siapa bilang stres tidak dapat menghambat pencernaan seseorang?

Menurut sebuah studi yang ada di dalam jurnal “Expert Review of Gastroenterology & Hepatology” tahun 2014, stres dapat menyebabkan disfungsi pada usus. Oleh karena itu, penting sekali memilih program diet yang sesuai dengan kebutuhanmu dan tidak membuat dirimu menjadi stres.

Dalam kehidupan sehari-hari, stres memang sulit dihindari. Akan tetapi, bukan berarti kamu tak bisa mengatasinya. Tidak sulit, kamu bisa curhat masalahmu ke orang yang kamu percaya, olahraga, melakukan hobi, dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *